Mengenang Kisah Hidup Manusia Teragung, Rasulullah SAW.

Mengenang Kisah Hidup Manusia Teragung, Rasulullah SAW.
20 Oct

Mengenang Kisah Hidup Manusia Teragung, Rasulullah SAW.

Risalah Nabi SAW yang kini dikenal sebagai sirah nabawiyyah merupakan sejarah terbesar dan terpenting bagi ummat islam. Sebelumnya, bangsa arab belum memiliki sejarah yang sebenar-benarnya yang dapat dikenang oleh bangsanya. Kini, kehadiran Rasulullah di muka bumi ini menjadi awal sejarah besar ummat islam.

Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad lahir di Makkah, 12 Rabiul Awwal tahun gajah. Ibundanya bernama Siti Aminah, Ayahnya bernama Abdullah. Alasan disebut sebagai tahun gajah, karena pada masa itu pasukan gajah yang dipimpin Abrahah menyerang ka’bah. Hingga akhirnya Allah musnahkan pasukan Abrahah dengan mendatangkan burung Ababil membawa batu api dari neraka. Peristiwa itu kemudian dikenang dalam surat Al-Fiil. 

Dikenal Jujur dan Teliti Hingga Memikat Siti Khadijah

Khadijah binti Khuwailid adalah seorang konglomerat wanita terkaya di Makkah. Suatu hari, Nabi Muhammad diutus untuk ikut rombongan pedagang Khadijah ke Syam dan kejujurannya diketahui Khadijah setelah pembantu kepercayaannya yang bernama Maisaroh melaporkan.

Sejak saat itu, Khadijah melihat keamanahan yang dimiliki Nabi Muhammad terhadap keberkahan hasil dagangan ditambah cerita Maisaroh yang membuatnya semakin yakin untuk menikahi Nabi Muhammad.

Pernikahan Nabi Muhammad dan Khadijah

Pernikahan Rasulullah dengan Khadijah dilaksanakan di bulan Rabiul Awwal. Saat itu Rasul berusia 24 tahun dan Khadijah berusia 40 tahun. Pernikahannya diadakan secara islami, meskipun rasul belum diangkat sebagai nabi. Walaupun jarak usia beliau dengan Khadijah 15 tahun, Nafisah sebagai perantara keduanya berhasil meyakinkan Khadijah bahwa ia layak menjadi istri Nabi Muhammad karena kondisi fisik yang masih terlihat muda dan kuat, serta memiliki nasab yang baik dan dihormati penduduk Makkah.

Dari pernikahan itu, Rasulullah mendapatkan 6 anak. 2 putra, Qasim dan Abdullah. 4 putri, bernama Zainab, Fathimah Az-zahra, Ruqayyah, dan Ummu Kultsum.

Diangkat Menjadi Rasulullah SAW

Nabi Muhammad diangkat menjadi Nabi dan Rasul terakhir yang diutus untuk menyampaikan wahyu kepada ummat manusia dengan menyempurnakan ajaran terdahulu melalui kitab suci Al-Quran. Beliau diangkat menjadi Rasul diusia 40 tahun dengan wahyu pertama, Surat Al-Alaq ayat 1-5. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 17 Ramadhan.

Perjuangan Dakwah Rasulullah SAW

Perjuangan dakwah nabi tentu saja tidak pernah mudah. Selalu ada pihak yang membenci dan berusaha menghentikan dakwahnya. Namun, Rasul tak pernah sekalipun menyerah dan mundur berdakwah. Berbagai ujaran kebencian telah beliau rasakan, namun semakin hari pengikutnya semakin bertambah dan membuat kafir quraisy ketar ketir.

Bersama sahabatnya, beliau berhijrah ke Madinah untuk menyebarkan ajaran islam dengan strategi dakwah yaitu, membangun rumah ibadah, menciptakan persaudaraan baru, membuat perjanjian (piagam Madinah) dengan masyarakat non-muslim Madinah, serta membangun pranata sosial dan pemerintahan.  

Wafatnya Rasulullah SAW

Rasul wafat pada 12 Rabiul Awwal di usia 62 tahun bertepatan dengan tanggal kelahiran beliau. Beliau mengalami sakit kepala dan demam tinggi selama beberapa bulan setelah kepulangannya dari Makkah untuk melaksanakan ibadah haji pertama dan terakhir kalinya.

Selama 13 hari beliau sakit, namun masih menyempatkan diri mengimami sholat berjamaah. Hingga pada akhirnya Allah memanggil beliau. Beliau wafat diatas pangkuan putrinya, Fatimah, di rumah istrinya, Aisyah.

Haji yang dilaksanakan beliau dikenang dengan Haji perpisahan (Haji Wada’). Setelah beliau wafat, pemerintahan islam dilanjutkan oleh empat sahabatnya, yaitu Abu Bakar, Umar bin Khattab, Ustman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib sebagai Khulafaur Rasyidin.

Share