Puluhan Pembecak Berbulan-Bulan Tak Dapat Penghasilan | AksiBerbagi.com
Puluhan Pembecak Berbulan-Bulan Tak Dapat Penghasilan

Puluhan Pembecak Berbulan-Bulan Tak Dapat Penghasilan

Cari pekerjaan sangat sulit. Diam di rumah, istri dan anaknya tak bisa makan. Turun ke jalan pun tak mesti dapat uang. Itulah yang dirasakan Pak Akur (47 tahun) bersama puluhan pembecak lainnya di Yog

100.000
Tercapai
55.000.000
Target
89
Sisa Hari

Serambi Gotong Royong

Serambi Gotong Royong
Akun Terverifikasi

Keterangan

“Kalau ada pekerjaan lain pasti saya langsung terima. Tapi karena gak ada, ya saya cari uang sebisa saya. Saya coba tetap narik becak walaupun sudah lama saya tidak dapat penumpang.”

Sekitar jam 9 pagi biasanya Pak Akur berangkat ke Alun-Alun Utara Yogyakarta. Tempat ia biasa mangkal untuk menunggu para penumpang bersama dengan puluhan pembecak lain. Meskipun kadang ia juga beralih tempat jika tak ada penumpang sama sekali.

Menjadi pembecak di Kota Wisata selama pandemi Covid-19 adalah sebuah tantangan yang sangat berat, karena sebagian besar, bahkan bisa dibilang seluruh penumpang yang mereka angkut adalah para wisatawan. Jarang sekali penduduk lokal mau memakai jasa becak lantaran mereka lebih memilih ojek online.

Berbulan-bulan Pak Akur tidak mendapatkan penghasilan yang layak. Sudah sering ia mangkal tidak membawa pulang uang sepeserpun. Sedih pastinya, tapi ia tak bisa berbuat banyak karena ia sadar mencari pekerjaan dalam kondisi seperti ini memang sulit.

“Dulu saya bisa mengantongi sampai 50.000 sehari, tapi saat kondisi seperti ini, sering saya gak dapat uang sama sekali. Dapat sepuluh ribu saja Alhamdulillah. Saya sampai jual HP butut biar istri dan empat anak saya bisa makan.”

Pak Akur yang menjadi ketua komunitas pembecak di Alun-Alun Utara Yogyakarta sangat berharap, dirinya beserta teman-teman pembecak lain bisa mendapatkan pekerjaan yang layak. Ia sadar menjadi pembecak disaat seperti ini tidak cukup menghidupi keluarga mereka. Kadang ia juga menerima pekerjaan apapun seperti kuli, buruh tukang, dll meskipun itu sangat jarang.

Sahabat berbagi, di saat pandemi seperti ini tentu kita harus taat prokes dan tidak sering untuk bepergian keluar. Namun tak bisa dipungkiri, para pejuang nafkah jalanan terkena dampaknya dan hidup dalam keterpurukan.

Cerita Pak Akur adalah salah satu diantara ribuan pencari nafkah lainnya yang mengalami kesulitan serupa. Kami mengajak sahabat untuk ambil peran dalam mengurangi beban mereka. Mulai dari seribu, sahabat sudah bisa membantu mereka dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi,
3. Pilih metode pembayaran melalui rekening BSI/BCA/BRI/MANDIRI/BNI/PERMATA atau e-wallet Gopay/LinkAja/Ovo/Dana/Shopeepay/Jenius,
4. Tuliskan nama/hamba Allah dan doa terbaik sahabat berbagi,
5. Transfer donasi dan kode unik ke nomor rekening yang tertera,
6. Donasi sukses.

Aksiberbagi – Semangat Berbagi Kebaikan Indonesia
WA Center: 0857-2526-8775

Belum ada berita

Fundraiser

Komunitas Program

Berhasil mengajak 1 orang untuk berdonasi

Rp50.000


Jadi #JembatanKebaikan sebagai fundraiser program ini.

Donatur

Aksi Berbagi

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.000

Pada : 11 hari yang lalu

Aksi Berbagi

Hamba Allah

Sebesar Rp 50.000

Pada : 1 bulan yang lalu