Kemerdekaan dan Rakyat Indonesia di Tengah Pandemi
05 Aug
Aksiberbagi.com

Kemerdekaan dan Rakyat Indonesia di Tengah Pandemi

Istilah merdeka yang sering disebut akhir-akhir ini dalam KBBI bermakna,

  1. Bebas (dari perhambaan, penjajahan, dan sebagainya); berdiri sendiri; sejak proklamasi tangga; 17 Agustus 1945 itu, bangsa kita sudah –
  2. Tidak terkena atau lepas dari tuntutan: -- dari tuntutan penjara seumur hidup
  3. Tidak terikat, tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu; leluasa: majalah mingguan --; boleh berbuat dengan –

Mendekati peringatan kemerdekaan tentu kita menyambutnya dengan semangat pejuang seperti, mengibarkan bendera merah putih, mengheningkan cipta guna mengenang jasa para pahlawan, membentuk acara-acara kepemudaan, dan kegiatan yang menambah esensi kemerdekaan itu sendiri.

Kemerdekaan tahun ini masih berselimut pandemi. Meskipun kondisinya telah stabil dan cenderung turun, namun kebijakan PPKM yang berjalan sebulan ini menunjukkan dampak-dampak negatif terhadap kondisi ekonomi masyarakat khususnya kelas menengah ke bawah.

Kebijakan PPKM serta bantuan sosial yang kurang merata berhasil mencekik masyarakat menengah ke bawah untuk bertahan di tengah pandemi. Hal-hal seperti ini yang menjadi pertanyaan, “Sebenarnya, seperti apa kemerdekaan di mata masyarakat Indonesia?”

Saat pedagang harus merugi karena dampak pandemi, hutang-hutang semakin menumpuk, sampai-sampai kebutuhan harian tidak tercukupi dengan baik. Bukankah kita belum sepenuhnya merdeka dari kondisi ekonomi?

Dan untuk mencapai kemerdekaan ini, sama seperti pejuang melawan penjajah dengan gotong royong, kita juga melawan kemiskinan dengan gotong royong.

Membeli dagangannya walau hanya sedikit, memberi lapangan pekerjaan walau sederhana, dan membantu edukasi untuk lebih maju lagi.

Dengan begitu, semoga kemerdekaan ini dirasakan utuh oleh masyarakat Indonesia.

  • Share Artikel: