Keutamaan dan Kemuliaan Bulan Dzulhijjah

Keutamaan dan Kemuliaan Bulan Dzulhijjah
03 Jul

Keutamaan dan Kemuliaan Bulan Dzulhijjah

Tak terasa, satu pekan lagi kita akan segera dipertemukan dengan bulan Dzulhijjah. Salah satu dari empat bulan haram, yaitu Rajab, Dzulqo’dah, Dzulhijjah, Muharram yang memiliki keutamaan dilipatgandakannya pahala bagi mukmin yang mengerjakan amal shalih. Maka, berlomba-lombalah mukmin di bulan haram ini untuk memperoleh keutamaannya. Namun, tak hanya amal shalih yang dilipatgandakan, perbuatan dosa yang dilakukan juga akan menambah dosa berlipatganda.

Pada bulan dzulhijjah, ummat muslim disunnahkan untuk melakukan amalan berikut:

1. Puasa Dzulhijjah pada tanggal 1-7 Dzulhijjah

    pada tanggal ini, terdapat keutamaan setiap harinya.

    1 Dzulhijjah : Nabi Adam diampuni Allah SWT setelah memohon pengampunan karena memakan buah kuldi yang ada di dalam surga.

    2 Dzulhijjah : Nabi Yunus diselamatkan Allah SWT setelah beberapa hari berada di dalam perut ikan paus.

    3 Dzulhijjah : Allah mengabulkan doa Nabi Zakariya dengan karunia seorang anak bernama Yahya

    4 Dzulhijjah : Hari lahir Nabi Isa AS

    5 Dzulhijjah : Hari lahir Nabi Musa AS

    6 Dzulhijjah : Hari kemenangan para Nabi yang mengajarkan ketauhidan

    7 Dzulhijjah : Pintu neraka jahannam di tutup rapat

 

2. Puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah

    Tarwiyah sendiri diartikan sebagai proses berpikir, karena pada saat itu Nabi Ibrahim AS sedang merenung dan berpikir tentang mimpinya mendapat perintah dari Allah SWT untuk      menyembelih putranya, Nabi Ismail AS.

    Maka, puasa tarwiyah memiliki keutamaan seperti yang dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu An-Najjar dan Abdullah bin Abbas bahwa Nabi Muhammad SAW              bersabda:

    “Puasa di hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah) akan mengampuni dosa setahun yang lalu, sedangkan puasa di hari Arafah (9 Dzulhijjah) akan mengampuni dosa dua tahun” (HR. Tirmidzi)

 

3. Puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah

    Arafah juga memiliki makna yang artinya “mengetahui”, di mana pada hari itu Nabi Ibrahim memahami makna dari mimpinya sebagai wahyu dari Allah SWT.

    Sehingga, pada hari Arafah ummat muslim disunnahkan berpuasa sunnah seperti yang dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Qatadah RA bahwa Nabi Muhammad        SAW bersabda:

    “Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah berlalu dan yang akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) mengahapus dosa setahun yang lalu” (HR.              Muslim)

 

4. Memperbanyak Takbir dan Dzikir

    Memperbanyak amal shalih di bulan Dzulhijjah bisa dilakukan dengan bertakbir dan berdzikir. Meskipun demikian, kita juga dianjurkan membiasakan diri dalam keseharian hidup.

 

5. Menunaikan Ibadah Haji dan Umroh

    Ibadah yang merupakan rukun kelima ini wajib dikerjakan setiap muslim yang mampu. Mampu dari segi finasial maupun mampu dari segi fisik. Apabila mengerjakannya, ummat          muslim mendapatkan kemuliaan sebagai tamu-tamu Allah SWT.

 

6. Berqurban pada Hari Raya Idul Adha

    Hari raya Idul Adha atau Idul Qurban dilaksanakan pada 10 Dzulhijjah. Dimana setiap muslim berlomba-lomba menyisihkan harta mereka untuk membeli hewan qurban sebagai          bentuk cinta dan takwa kepada Allah SWT. dalam hadits riwayat Imam At-Tirmidzi dan imam Ibnu Majah dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda:

    “Tidaklah seorang anak Adam melakukan pekerjaan yang paling dicintai Allah SWT pada hari nahr kecuali mengalirkan darah (menyembelih hewan qurban). Hewan itu nanti pada      hari kiamat akan datang dengan tanduk, rambut, dan bulunya. Dan pahala qurban yang menetes pada suatu tempat sebelum menetes ke tanah. Maka hiasilah dirimu dengan            ibadah qurban.” (HR. Al-Hakim, Ibnu Majah, dan At-Tirmidzi)

 

Demikian keutamaan dan kemuliaan bulan Dzulhijjah. Semoga di bulan Dzulhijjah yang sebentar lagi akan datang kita bisa memaksimalkan amal sholih dan menjauhi maksiat sejauh-jauhnya. Dan semoga kita tergolong Hamba-Nya yang dipilih untuk masuk Surga-Nya. Aamiin.

Share