Hampir Kehilangan Wajah, Pak Hadom Menderita Penyakit Kulit Ganas | AksiBerbagi.com
Hampir Kehilangan Wajah, Pak Hadom Menderita Penyakit Kulit Ganas

Hampir Kehilangan Wajah, Pak Hadom Menderita Penyakit Kulit Ganas

Tertusuk bambu hutan, wajah Pak Hadom (56 tahun) terinfeksi penyakit kulit ganas. Kini beliau rela menunda pengobatan karena keterbatasan ekonomi dan satu-satunya tulang punggung keluarga, serta adiknya yang menderita gangguan kejiwaan. Bantu biaya pengobatan Pak Hadom segera!

0
Tercapai
100.000.000
Target
352
Sisa Hari

Yayasan Ruang Insan Berbagi

Yayasan Ruang Insan Berbagi
Akun Terverifikasi

Keterangan

Sahabat Berbagi, perkenalkan beliau adalah Pak Hadom. Di usia 56 tahun, beliau bekerja sebagai buruh tani yang setiap harinya menggarap sawah milik orang lain dari sebelum terbit matahari hingga terebenamnya matahari. Sudah 9 tahun ini Pak Hadom bekerja sambil menahan rasa sakit yang terus menggeroti wajahnya.

Penyakit yang dialami Pak Hadom terjadi di tahun 2013, saat itu Pak Hadom pergi ke hutan mencari kayu bakar untuk keperluan memasak. Namun karena kondisi yang gelap tanpa sengaja Pak Hadom tertusuk bambu tepat di tahi lalat yang ada di wajahnya. Saat itu, Pak Hadom belum menanggapi lukanya dengan serius, penangan pertama yang dilakukan pun hanya dengan mengoleskan salep seadanya yang dibeli dari warung dekat rumah di daerah Desa Cibenda, Kec. Cipongkor, Kota Bandung.

Seiring waktu berjalan, luka di wajah Pak Hadom tidak kunjung sembuh dan semakin parah. Pak Hadom memutuskan berobat ke puskesmas dan diberi salep secara rutin selama 5 tahun. Nahasnya, selama 5 tahun tersebut luka Pak Hadom justru semakin parah dan melebar, kini lukanya mulai menggerogoti telinga kirinya dan daging di wajahnya mulai membusuk.

Dengan keterbatasan ekonomi, Pak Hadom tidak bisa berbuat banyak. Beliau satu-satunya tulang punggung keluarga yang menghidupi istri, dua anaknya, dan adiknya yang mengalami gangguan kejiwaan. Bahkan anak terakhirnya terpaksa putus sekolah karena tidak mampu membayar biayanya.

Pak Hadom telah berupaya berobat menggunakan BPJS setelah mendapat rujukan ke rumah sakit. Namun pengobatan terhenti karena adanya pandemi Covid-19 dan Pak Hadom hanya mengobati dengan obat pereda nyeri biasa karena tidak ada biaya.

Besar harapan Pak Hadom agar beliau segera sembuh dan bisa mencari nafkah tanpa merasa kesakitan. Melalui aksiberbagi.com dan Ruang Insan Berbagi, kami mengajak sahabat berbagi ikut membantu biaya pengobatan Pak Hadom dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukkan nominal donasi,
3. Pilih metode pembayaran melalui rekening BSI/BCA/BRI/MANDIRI/BNI/PERMATA atau e-wallet Gopay/LinkAja/Ovo/Dana/Shopeepay/Jenius,
4. Tuliskan nama/hamba Allah dan doa terbaik sahabat berbagi,
5. Transfer donasi dan kode unik ke nomor rekening yang tertera,
6. Donasi sukses.

Aksiberbagi – Semangat Berbagi Kebaikan Indonesia
WA Center: 0857-2526-8775

Belum ada berita

Fundraiser

Belum ada fundraiser

Jadi #JembatanKebaikan sebagai fundraiser program ini.

Donatur